Ibnu Sina : Bapak Dokter Dunia - Winaya Jaya Sakti

Winaya Jaya Sakti

Pramuka SMP Negeri 1 Karangtanjung

Post Top Ad

Responsive Ads Here
Ibnu Sina : Bapak Dokter Dunia

Ibnu Sina : Bapak Dokter Dunia

Share This


Ibnu Sina/Avicenna adalah seorang ahli kedokteran terkemuka dari Persia. Dilahirkan di Afsyanah, Uzbekistan pada 370 H/980 M. Beliau sangat berpengaruh dalam sejarah kedokteran dunia. Karya-karyanya menjadi referensi utama bagi para dokter di Eropa dan Barat selama berabad-abad sehingga beliau dijuluki  “Bapak Pengobatan Modern”.

Kitabnya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib (The Canon of Medicine) yang berisi ensiklopedi jutaan item pengobatan secara sistematis dan obat-obatan yang dicetak ke dalam 15 bahasa dunia serta masih digunakan hingga abad ke-19 oleh universitas-universitas dunia.
            Ibnu Sina lah yang pertama kali mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya. Beliau juga yang pertama kali merumuskan bahwa kesehatan fisik dan kesehatan jiwa berkaitan dan saling mendukung.
            Pemilik nama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā ini tak hanya ahli dalam ilmu agama dan kedokteran, tetapi juga juga ahli dalam bidang matematika, logika, fisika, geometri, astronomi, metafisika dan filosofi. Ibnu Sina juga seorang penulis yang produktif. Lebih dari 250 judul buku berhasil beliau tulis. Subhanallah… Karya terkenal lainnya; Al-Magest (bidang astronomi), As-Syifa (ensiklopedia filosofi dunia kedokteran) dan De Conglutineation Lagibum (tentang bumi).
Sejak kecil, Ibnu Sina sudah menunjukkan kepandaian yang luar biasa. Di usia 5 tahun, ia telah belajar menghafal Alquran dan ilmu agama. Ilmu kedokteran melalui pelayanan pada orang sakit ia pelajari pada usia 16 tahun. Saat usia 18 tahun, beliau memperoleh predikat sebagai fisikawan. Ia juga mendalami fikih dan menafsirkan ayat-ayat Alquran. Ibnu Sina wafat pada tahun 428 H/1037 M di kota Hamdan, Iran. Beliau pergi setelah menyumbangkan banyak hal kepada khazanah ilmu umat manusia. Hampir 11 abad Ibnu Sina meninggalkan kita tetapi ilmu dan karyanya masih berguna sampai sekarang. [harun, dari berbagai sumber]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar!!

Pages